Senin, 27 Februari 2012

satu..dua..4

benar sekali kata orang,jarak selalu sukses menciptakan sesuatu bernama rindu. dan entah kenapa sepertinya aku terlalu angkuh untuk mengakuinya.

-KRA-

satu..dua..3

dari awal sampai sekarang,ada yang baru saja muncul dari hatiku.entah apa itu. dia adalah rasa kekhawatiran,rasa sayang,rasa memiliki dan tidak akan sedikitpun menyakiti.

harusnya aku bilang padanya,hidup ini ibarat sebuah perjalanan panjang. ingin sekali aku bilang bahwa,melakukan perjalanan panjang dengannya adalah sesuatu yang kuimpikan.betapa inginnya aku menjadi sebaik-baik perhiasan,perhiasan yang halus budi pekertinya. tapi,entahlah..kenapa terlalu banyak aku menyakitinya..

aku,kata-kata salah,dan penyesalanku...

-KRA-

satu..dua..2

mungkin tak ada yang lebih berharga daripada sebuah pengalaman. pengalaman mengajarkan kita banyak hal untuk tidak jatuh pada lubang yang sama,terutama untuk tidak selalu melakukan hal yang salah berulang kali.

pengalaman membuat kita mengetahui sesuatu,bahwasanya melakukan sesuatu untuk orang lain itu membutuhkan keikhlasan. akan sangat sia-sia keringat yang kita keluarkan jika hanya kekesalan yang kita hadirkan.

pengalaman membuat kita menyadari sesuatu tentang peran yang kita lakoni dalam setiap kehidupan. tapi apa jadinya jika kita belun optimal melakukan peran kita?yang pasti..ketimpangan harus dihindari.


-KRA-

satu..dua..1

entahlah,selalu ada yang tak habis kita dengar dari sebuah perbincangan. seperti sebuah perjalanan yang selalu terhenti sebelum sampai pada tujuam yang dituju. dulu aku berpikir,kau dan aku bersatu dari dua menjadi satu jiwa. tapi,entahlah..ada yang menghalangi itu semua. seperti sebuah sekat di ruang tak bernama.

aku tak pernah sekalipun meminta. kau tau,asaku kau tau sedikit keinginanku,mengerti maksudku walau tak ada satu katapun yang terkata. ternyata kau sama sekali belum mengerti. dan aku semakin tidak ingin peduli. kata orang,saling mengerti itu penting,sama pentingnya dengan bumbu pada sayur. tapi,pembelajaran ini memang belum sepenuhnya kita kecap..

lidah memang tak bertulang,karena itulah mengendalikannya juga harus menjadi peluang. kenapa peluang?karena jika kita bisa mengendalikannya,kita juga bisa mengendalikan jiwa. tanpa harus membuat luka lalu menyulamnya menjadi dosa.

aku tak pernah sekalipun mengucap. meski begitu,aku sangat tau,kau dan aku sama-sama sudah berusaha. menjadi lebih baik dari kemarin. tapi,entahlah aku merasakan hal yang sama dengan kemarin. tak ada perubahan yang berarti. kau semakin sibuk dengan segala mimpi tanpaku. dan aku semakin tidak peduli. kini,terserah apa maumu.

angka yang terajut dari satu menjadi dua,kini sia-sia. hanya ada satu di hati kau dan aku. tanpa rindu. lalu kau dan aku sama-sama mendua,entah dengan siapa aku juga tak tau...

sudahlah...
aku hanya bercengkrama dengan malam,tidak denganmu..



-KRA-
20022012
jakarta

Mitsaqon Gholidzo



eeehhhmm...kalau kayak gini enaknya backsoundnya apa ya...? 
lagunya yang pasti yang melow melooowwww....


nggak nyangka banget yaaaa....akhirnya separuh dien dapat kulaksanakan...

ngga bisa ngomong apa-apa...lagi nggak mood ngomong...sudah habis tisue 1 pack isi 200 cobaaa (lebaay...padahal ni lagi pilek...hahaa)

Kekuatan

"Sesungguhnya kekuatan sebenarnya itu ada pada diri kita. semangat yang sebenarnya juga ada pada diri kita. kita mau kuat atau lemah semuanya tergantung dari pikiran kita. bukankah kita adalah apa yang kita pikirkan? karena itu berpikirlah yang baik-baik."

Senin, 30 Januari 2012

Pengakuan #part5

masa depan itu memang membuat ketakutan. tapi, setakut-takutnya aku, lebih takut kalau aku tidak tahu rencana apa yang harus kuberikan untuk masa depanku.

dan...cara terbaik untuk memikirkan semuanya adalah dengan diam...