Selasa, 02 Juni 2015

#30HariMenulis H2 - Keharuman Penuh Inspirasi

#30hariMenulis H2 - Keharuman Penuh Inspirasi

Tema hari kedua ini adalah gue harus ngambil salah satu buku yang ada di meja gue. Dan tralala, ngga ada satupun buku yang bagus di meja gue selain berkas-berkas yang berserakan. Akhirnya di laci gue yang kedua ada yang menyembul, salah satu katalog oriflame. Dan yak sret ... halaman kedua kata pertamanya adalah "Keharuman penuh Inspirasi" (betewe ini 3 kata ya, haha)

Oh my God, apa yang musti gue tulis tentang keharuman penuh inspirasi ini. Okelah, sekarang gue cerita aja ya tentang salah satu orang di kantor gue yang hhmm ... lebih tepatnya harumnya begitu menginspirasi. 

Siapakah dia? Dia adalah OB di kantor gue, guys. Bayangin aja, dari jarak berapa meter itu kita udah bakalan bisa mengendus baunya, hihi. Jahat banget ya gue. Tapi harumnya itu begitu menginspirasi lho. Gue kagum banget sama dia. Tau kenapa? Karena harumnya badannya itu adalah perjuangannya setiap hari mencari sesuap nasi dan sebongkah berlian untuk keluarganya. For your information, dia belum nikah sih, tapi dia punya ibu yang lagi sakit. Seluruh gajinya itu buat pengobatan ibunya. Wah wah wah keren banget ngga sih. Dia memang anak yang sangat berbakti. Dia biasanya ijin dari kantor buat nganterin ibunya kontrol di RS. Ngga semua orang bisa kayak dia di jaman yang seperti sekarang ini, hhmm.

Keharuman penuh inspirasi menurut gue itu keharuman yang membuat orang lain mikir, itu keringat apa berlian yang jatuh dari kening (haha #eh)
Keharuman penuh inspirasi menurut gue itu keharuman inner beauty yang ngga semua orang punya. Okelah kalian bisa 'make parfum yang harganya selangit banget. Tapi kalau kalian kelakuannya "ngga harum" sih sama aja. 

Keharuman penuh inspirasi itu adalah gue, haha. Sekali-kali ngga papa yah narsis dikit. Harumnya seorang ibu yang dari pagi-pagi buta udah ublek-ublek dapur, habis itu ngurusin anak, nyiapin bekal buat "mantan pacar", belum lagi harus beres-beres rumah. Itulah keharuman yang penuh inspirasi. Coba aja kalian para suami meluk istri kalian dari belakang waktu si dia lagi masak, pasti para istri bakalan happy banget dan ngerasaamazing. Ah, terkadang bahagia itu bener-bener sederhana. 

Betewe guys, jangan menilai seseorang dari luarnya saja, ada kalanya kita hanya bisa merasakan wanginya orang itu ketika kita bisa melihat dan merasakan hatinya. See you in the next stories... :-)

Keharuman penuh Inspirasi - Oriflame halaman 2 :)

Senin, 01 Juni 2015

#30hariMenulis H1 - "Cause I Like Watching"

Tema hari pertama ini adalah...

Tentang Film, dan kenapa saya menyukainya

Menonton itu menurut saya merupakan kegiatan yang dapat mengusir kejenuhan. Kalau boleh sharing dikit sih, saya paling suka nonton sampai berjam-jam itu waktu menyelesaikan skripsi dan tesis. Menyelesaikan suatu tugas akhir itu memang membuat jenuh sih, nah saya biasanya mengusir kejenuhan itu dengan menonton. 

Sebenarnya menonton film itu hampir sama rasanya seperti membaca (red_menurut saya lho). Hanya saja, kalau menonton film itu jadinya lebih santai dan bisa ditinggal tidur (eits, ini karena sebagian besar nonton film sebagai pengantar tidur).

Saya jarang banget nonton film di bioskop. Paling-paling nonton di rumah sama suami ketika si kecil sudah tidur. Dulu sih, waktu belum ada si kecil terakhir pernah nonton Habibie dan Ainun. Saya paling suka genre film komedi romantis, suami saya juga begitu. Dulu pernah kejadian nyobain nonton The Raid, eh besoknya ngga bisa tidur sama sekali. Kata orang jawa "awang-awangen".

Pada intinya sebenarnya, kenapa saya suka film adalah cause I like watching. Satu hal yang pasti, saya suka nonton film yang ada hikmahnya setelah saya nonton. Contohnya nih film Ketika Cinta BertasbihDi Bawah Lindungan Ka'bah, dll. Ada banyak sekali film yang sudah saya tonton, dan sebagian saya lupa judulnya, hehe. Pastinya di laptop ada sih.

Jadi, semisal sedang bosen, jenuh, suntuk, saran saya, geret suami anda lalu nonton film bareng ditemani lampu yang temaran dan cemilan yang mengasikkan. Love it :-)#30HariMenulis

Minggu, 31 Mei 2015

#30HariMenulis

Sudah lama ternyata saya tidak menulis.

Kali ini saya ingin sekali iseng-iseng mengasah tulisan saya sambil ikut #30HariMenulis 

Semoga aja bisa istiqomah ya, hehe...maklum harus membagi waktu kesana kemari.

betewe tema #30HariMenulis adalah ...

Tema untuk 30 Hari Menulis :
Hari 1 : Apa yang membuatmu menyukai film? Ceritakan yaa
Hari 2 : Ambilah sembarang buku di dekatmu, buka halaman 2 dan mulai lah bercerita dengan "kata pertama" yang kamu baca
Hari 3 : Ceritakan hidupmu dari sudut pandang orang lain
Hari 4 : Tulislah sebuah kisah fanfiction dari film favoritmu
Hari 5 : bebas
Hari 6 : Tulislah cerita horor atau pengalaman horor yang pernah kamu alami atau orang yang kamu kenal
Hari 7 : Bukalah situs berita atau bacalah koran hari ini, pilih sebuah berita, bahaslah berita tersebut dari sudut pandangmu sendiri
Hari 8 : Berpura-puralah menjadi sebuah benda dan ceritakan dunia dari sudut pandang itu
Hari 9 : Tulislah sebuah pengalaman ketika memakan hidangan tertentu yang menurutmu sulit untuk dilupakan, mungkin karena rasanya yang sangat enak atau malah sebaliknya, atau karena berkaitan dengan seseorang dalam hidupmu
Hari 10 : bebas
Hari 11 : Bayangkan kamu ada di sebuah pemakaman, Pilihlah sebuah batu nisan yang bertuliskan nama seseorang., Tulislah kisah pendek hidup orang tersebut hingga ia meninggal.
Hari 12 : Tulislah 12 hal yang ingin kamu lakukan sebelum mati (bucket list) jelaskan mengapa kamu mau melakukannya.
Hari 13 : Jadilah salah seorang karakter dalam salah satu film, tuliskan kisah hidupmu dari sudut pandang tersebut.
Hari 14 : Berpura-pura lah menjadi anak kecil, tuliskan dunia dari sudut pandang itu.
Hari 15 : bebas
hari 16 : Pilihlah sebuah warna. Merah, misalnya. Bercerita lah mengenai warna itu atau yang berhubungan dengan warna tersebut.
Hari 17 : Berceritalah dari sudut pandangan lawan jenismu. Misalnya kalo kamu perempuan, menulislah dari sudut pandang laki-laki, dan begitu juga sebaliknya,
Hari 18 : Ceritakan sebuah perjalanan yang sangat berkesan.
Hari 19 : Apa buku yang sangat menginspirasi kamu? Ceritakan dong!
Hari 20 : bebas
Hari 21 : Jika kamu tidak memiliki pekerjaan/sekolah/aktivitas seperti sekarang, kamu mau jadi apa? Mengapa?
Hari 22 : Siapakah penulis atau aktor atau aktris atau ilmuwan atau pesohor lainnya yang paling menginspirasi kamu? Apakah kamu tahu banyak mengenainya?
Hari 23 Tulislah sesuatu mengenai teknologi, entah gadget entah mobil entah komputer. Apapun yang menurutmu menarik.
Hari 24 Tuliskan pelajaran favoritmu saat SMA dulu, mengapa kamu menyukainya?
Hari 25 bebas
Hari 26 Tuliskan pengalaman ketika kamu memutuskan sesuuatu yang besar yang dapat mengubah jalan hidupmu. Misalnya keputusan menikah, memilih jurusan kuliah, bekerja dan lain-lain.
Hari 27 Ceritakanlah mengenai salah seorang sahabat terbaikmu, tidak usah sebutkan namanya, berkisahlah mengenai persahabatan kalian.
Hari 28 Apa saja isi tas yang kamu bawa sehari-hari? Tulislah mengenai itu.
Hari 29 Ceritakanlah sebuah lagu yang menggambarkan perasaanmu saat ini.
Hari 30 Horeee !! kamu sudah melewati tantangan menulis selama 30 hari, ceritakanlah suka duka sewaktu kamu menulis dari Hari pertama.
Tulisan dibuat boleh di blog pribadi maupun notes FB, sertakan hashtag‪#‎30hariMenulis‬
Setiap harinya akan ada postingan beserta tema hari itu, teman-teman tinggal menyertakan link tulisan di kolom COMMENT, tidak disarankan untuk mengetik langsung di situ.
Semua orang boleh ikut berpartisipasi dan sangat dianjurkan untuk saling membaca tulisan masing-masing dan memberikan komentar dan jempolnyaa. Mengapa? karena akan ada hadiah setiap lima tulisan, jadi akan ada pemenang hari ke-5, hari ke-10, dan selanjutnya.
Bagaimana jika kamu ketinggalan menulis? jangan khawatir karena setiap tulisan hari itu HARUS diposting di postingan hari itu juga, jadi kalau kamu ketinggalan tinggal cari tanggal dimana kamu ketinggalan tulisan.
Pertanyaan atau saran ditunggu.
Selamat Menulis !


Senin, 16 Maret 2015

Yang bersenyawa dg HUJAN

#episode 1

Antara aku, kau dan hujan
Hujan itu entah kpn akan kutemui lg di matamu. Ah tidak, aku tdk pnh bertemu hujan di matamu, aku selalu menemukannya di hatimu. Hatimu yg gerimis melepas rasa semu. Hatimu yg tiba2 jd badai saat langkah kita enggan menyatu. Kini hujan itu bersarang di dadaku. Menuliskan genangan2 kenangan kau dan aku. Mengukir rintik2 rindu, membisikkan pilu yg entah.

Membasahi tanya tentang berapa waktu yg kita habiskan untuk bisa lupa masing2 nama. Berapa malam yg kita bunuh utk sekedar sempat menyapa.


Antara kau, aku, dan hujan. Kau adalah rindu yg sesaat menjelma harap. Dan aku seumpama pelangi yg selalu sembunyi dari mimpi. Kau dan aku sama2 pernah mengundang hujan turun cepat. Tenggelam pd genangan penuh kenangan sesaat.

Tak ada yg tersisa selain rindu. Tak ada yg pantas diucap selain doa. Tak ada yg layak dilupa selain hujan yg menjelma rasa...

Cinta.
-khalifa rafa azzahra-
10 Maret 2015
14.32

#episode 2

Hujan dan Harapan

Hujan tetap menjadi pengantar setia
dari beribu suara yang mengetuk telinga
Hujan tetap menjadi teman setia 
pengganti irama malam_Kadang memeluk kelam
Menjadikan genangannya sebuah harmoni rasa
Hujan di ujung malam
Tergenang mengarungi jeram
Dan kulawat satu per satu purnama yang terlewat pada setiap gelap
Entah, sajakku kehilangan nyawa
baru saja malaikat mengambilnya lewat deras hujan yang memotong nadi rintik harapan
Aku masih saja mengais lewat pekat malam
hmm, mungkin banjir lebih mampu mewakili dzikir-dzikir kecil yang putus di persimpangan
tak seperti hujan kali ini yang deras mengairi denyut sepi pada impian
Ah, hujan di ujung malam
Biar saja jadi harapan yang tak lekas padam
-khalifa rafa azzahra-
30 April 2011
22.21

#episode 3

Apakah yang keluar dari mata indahmu?

Hujankah itu? yang diam-diam membanjiri hatimu
Hujankah itu? yang lamat-lamat memenjarakan suaramu

Mungkin kau benar, terlampau sunyi kau mendekam sepi. Sementara hujan membuat sekitarmu menjadi begitu ramai.

Tak perlu merasa sesak, seolah-olah segala rasa menjadi retak. Kau hanya perlu berusaha sekali lagi. Untuk mengusir sepi. Kau hanya harus berdoa lebih kuat lagi. Untuk membunuh jenuh.

Hujankah itu? yang diam-diam kulihat dari mata indahmu
Aku rasa benar. Sesaat kau seperti bersenyawa dengan hujan
Terlihat menenangkan

-khalifa rafa azzahra-
16 Maret 2015
15.06




Senin, 23 Februari 2015

Si kecilku yang menggemaskan

posisi favorit tidurnya anak lanang
pake kacamatanya ayah
dibela-belain naek koper buat bisa naek galon
senengnya maenan tempat kain
ini yang nyeremin. raknya sampe mentiyung...huhuhuhuuu


dolanan wadah tumbu

selalu tenang ketika melihat dia tidur pules

naek galon
enak ya sayang tidurnyaaa..sampe ngga mau dipindah

Senin, 22 Desember 2014

Selamat Hari Ibu

Umi, selamat hari Ibu.

Banyak sekali yang ingin aku sampaikan. Tapi kata-kata itu mendadak terlepas dari ingatanku ketika melihatmu. Wajahmu yang kini menua, Rambutmu yang berubah, kulitmu yang mulai menunjukkan usia. Ah, aku terharu. Sungguh terharu merasakan semua perjuangan dan pengorbananmu terhadapku. Sungguh tidak mudah menjadi seorang Ibu. Jikapun mudah, pasti ayah juga bisa menjadi Ibu. Nyatanya itu semua tidak bisa kan Mi?

Yu're wonderful mom in the world. You're my everything. Di darahku mengalir darahmu.

Entahlah, mungkin waktu adalah guru yang paling pandai dalam mengajari tentang peran. Kini, akupun merasakannya. Air mata untuk anakku, adalah airmatamu juga untukku.

Aku merasakan bagaimana tidak mudahnya menjadi seorang Ibu. Ibu yang harus bangun pagi-pagi untuk mempersiapkan semuanya. Bangun ketika semuanya tertidur, dan tetap terjaga ketika semuanya terlelap.

Allah benar-benar maha Adil ya. Dia memberikan tempat yang sangat istimewa untuk seorang ibu. Sebuauh surga. Ya, surga yang ditempatkan di bawah telapak kaki ibu. Betapa berharganya ibu di hadapan Allah karena perannya.

Menjadi ibu berarti juga harus siap untuk berkorban, berjuang, dan memilih atas apa yang kita pilih. Begitupun juga dengan pilihanku yang harus tetap bekerja sementara anak masih sangat kecil. Aku harus merelakan sebagian waktuku hampa tanpa adanya si kecil. Ah, itulah yang engkau rasakan juga Mi?

Semua yang kita lakukan untuk buah hati kita. Meski dengan meninggalkannya sementara waktu. Toh, semuanya akan berbalik padanya. Engkau memberikanku nasihat yang begitu berharga, Mi. Tentang betapa berharganya waktu kita. Untuk membersamai anak-anak.

Selamat hari Ibu, Umi. Terima kasih telah meminjamkan rahimmu yang begitu nyaman untuk aku tempati. Terima kasih atas segala keringat dan air mata yang kau teteskan untukku. Terima kasih atas segala doa yang kau berikan untukku. dan satu kata dariku, Maaf. Aku belum bisa memberikan yang terbaik untukmu. 


I love you, Umi.

Jumat, 19 Desember 2014

Edisi Jalan-Jalan di Suroboyo Carnival Night

SUROBOYO CARNIVAL NIGHT

Ini waktu di Rumah Kinclong. Kita harus nyari jalan keluar supaya bisa cepet-cepet keluar dari ruang penuh kaca dan gelap dan sempit. :-)


 Ini waktu di Art and Wax House. Baterai di HP tinggal segaris. Alhasil cuma 4 poto yang ada. HP semua mati disaat kita masuk ke zona-zona permainan yang baguus banget.