Rabu, 20 April 2016

Happy kartini's day

Menyambut hari kartini maka kami posting artikel tentang wanita....😊

, W A N I T A'
         ~~~~~~~ ~~~
• Tahukah engkau ....
Bahwa yang pertama kali tinggal di Masjidil Haram adalah
    ~~~~~~~~~~
    'W A N I T A'
    ~~~~~~~~~~
Itulah ibunda kita 'Siti Hajar'
istri Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam .....

• Tahukah engkau ....
Bahwa yang pertama kali beriman kepada Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam adalah
    ~~~~~~~~~~
    'W A N I T A'
    ~~~~~~~~~~
Itulah istri beliau 'Siti Khadijah' Radhiyallahu 'Anha ....

• Tahukah engkau ....
Bahwa darah yang pertama kali tumpah di jalan ALLAH Subhanahu wa Ta'ala adalah darah
    ~~~~~~~~~~
    'W A N I T A'
    ~~~~~~~~~~
Itulah darah 'Syahidah Sumayyah' ibunya Ammar Bin Yasir .....

• Tahukah engkau .....
Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan Al-Qur'an dan di dalamnya ada Surah bernama
    ~~~~~~~~~~
     'W A N I T A'
    ~~~~~~~~~~
          (An-Nisaa')
Itulah surah ke 4, dan surah terpanjang ke 4 dalam Al-Qur'an, ada 176 ayat setelah Al-Baqarah 286 ayat ; Al-ARaaf 206 ayat dan Ali Imran 200 ayat.
Sementara Surah 'Ar-Rijaal' (Laki-Laki) tidak kita temukan didalam 114 Surah.

• Tahukah engkau......
Nabi Saw bersabda :
"aku berwasiat pada kalian agar bersikap baiklah terhadap
    ~~~~~~~~~~
     'W A N I T A'
    ~~~~~~~~~~
Itulah kalimat yang beliau ulang2 hingga 3 kali dalam khutbah perpisahan beliau (wada') sebelum beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam meninggalkan kita semua selamanya...

• Tahukah engkau .......
Nabi Saw bersabda :
"Siapa yang memiliki
    ~~~~~~~~~~~~
     3 Anak Wanita
    ~~~~~~~~~~~~
kemudian mendidiknya dan berhasil baik dalam pendidikannya, maka itu akan menjadi pembebas baginya dari Api Neraka"
Sahabat bertanya :
"Bagaimana jika hanya 2 Anak Wanita saja wahai Rasulullah?"
Jawab Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam :
"2 Anak Wanita pun bisa"
Kata Sahabat lagi :
"Bagaimana bila hanya 1 Anak Wanita saja Baginda Rasul?"
Jawab Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam :
"1 Anak Wanita pun juga bisa"

• Tahukah engkau....
bahwa Surga itu terletak dibawah kaki
          ~~~~~~~~~~
          Ibu (Wanita)
          ~~~~~~~~~~
"Al-Jannatu Tahtaa aqdaamil Ummahaat :
"Surga itu berada dibawah telapak kaki Ibu"

Adakah kemuliaan yang melebihi semua ini bagi
~~~~~~~~~~~~~~~ 
'W A N I T A' ?!?!?!
~~~~~~~~~~~~~~~
Katakanlah wahai para wanita : "Alhamdulillahi 'Alaa Ni'matil Islam"
(Umar Bin Hafizh)

Jadi.....
Jika engkau mengatakan bahwa Islam adalah agama yang tidak memuliakan
    ~~~~~~~~~~
    'W A N I T A'
    ~~~~~~~~~~
Maka engkau mengambil sebuah kesimpulan yang 'Salah Besar'...

"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, bentuk tubuh yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.
Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari mata hatinya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada."   
     "CINTANYA TANPA SYARAT".

Every Woman is Wonderful‍‌‌‌‌‍‍‍‍‌ ��
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, rezekimu bertambah.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, maka lahirlah anak2mu.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, makan, pakaianmu dijaga.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, tenang hati mu.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, lembut pandangan mata mu.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri adalah satunya manusia yang boleh melihat cacat cela mu yang tersembunyi dari pandangan mata mu dan masih menerima mu seadanya.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Janganlah sakiti hati mereka, ingatlah setiap pengorbanan mereka,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌walaupun kecil di mata mu, baginya besar bagi dirinya.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Setiap peluh yang menitik, yang bekerja untuk keluarganya,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌setiap airmata yang menitis untuk anak-anak dan suaminya adalah salah satu tanda,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌dia isteri yang terbaik buat anda wahai yang bergelar suami.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌renungan sepintas lalu. Mengapa WANITA sering menangis?
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Jawab Allah :
Karena WANITA itu unik.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Aku ciptakan ia sebagai makhluk istimewa.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU kuatkan bahunya utk menjaga anak2nya,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU lembutkan hatinya utk memberi rasa aman,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU kuatkan rahimnya utk menyimpan benih manusia,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU teguhkan peribadinya utk terus berjuang saat yg lain
menyerah,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU beri dia naluri utk tetap menyayangi, walau dikhianati oleh teman,
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌walau disakiti oleh orang yg disayangi.
WANITA makhluk kuat.
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Tapi jika suatu saat dia menangis itu kerana KU beri air mata utk membasuh luka batin & memberi kekuatan baru.
‍‌‌‌‌‍‍‍‍‌‍‌🍁‌‌WANITA sangatlah istimewa......
..Kirimkan kpd WANITA yg kamu sayangi......
‍‌‌‌‌‍‌‍‌‍‌‌🌴‌‌Kirimkan juga kpd lelaki agar mereka menghargai WANITA dan agar tau bahwa WANITA.....ciptaan yg istimewa........
‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Wajah IBU paling→ cantik
‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Masakan IBU paling→ sedap
‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Kata IBU paling→ beharga.
‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Doa IBU paling→makbul
‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌ Restu IBU paling di berkati:
‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‍‌🌺‌‌IBU SANGAT SEMPURNA DI MATA KITA  ‍‌‌‌‌‍‍‍‌‌‍‌☺😭

Semoga bermanfaat.
Selamat beraktifitas..✍

SELAMAT HARI KARTINI

Sabar mana suami apa istri?

Tulisan : Suami Saya Lebih Sabar Pada Anak. Mengapa?

Oleh: Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari
Penggagas Program 1821 Kumpul Keluarga | www.auladi.net

Saya sering mendengar dan membaca sebagian ibu di luar sana mengatakan kalimat semacam ini:

"Abah Ihsan, suami saya melarang saya ikutan belajar parenting karena katanya 'teori doang' bukti nyata gak ada. Suami saya juga berkata dia tak ikutan parenting sana sini, buktinya dia lebih sabar menghadapi anak. Sedangkan saya masih saja tak sabaran".

Atau "Abah Ihsan, saya malu sebenarnya sama suami saya, tapi merasa beruntung juga. Suami saya tuh sabar banget menghadapi anak dan lebih sabar menghadapi anak daripada saya. Saya yang sudah ikutan belajar parenting lebih sering ke sana kemari malah masih sering kurang sabar dengan anak".

Boleh tidak setuju dengan saya. Para ayah normalnya memang secara alamiah: lebih sabar berlipat dari istri! Meski tidak pernah belajar parenting ke sana kemari sekalipun. Ini normalnya lho! Bahkan setidaknya 3x lipat lebih sabar daripada ibu. Kenapa?

Ada banyak faktor. Faktor utama adalah tentang durasi pertemuan ayah bertemu dengan anak jauh lebih sedikit dibandingkan si ibu. Kekurangan waktu ini kemudian dibayar dengan kesabaran dan rasa kasih yang memang belum disalurkan sejak berpisah dari pagi dengan anak.

Ini sekadar ilustrasi kasar. Jangan fokus ke ke akurasi angkanya, ini sekadar sample ilustasi saja. Tiap keluarga bisa memiliki kondisi berbeda, ini hanya keumuman.

Anggap di akhir pekan libur, Sabtu - Minggu, suami istri sama-sama punya skor yang sama berperan di keluarga. Lalu Pada hari kerja Senin - Jumat, katakanlah istri berperan sebagai ibu penuh waktu "mom stay at home". Selama bangun dari subuh pukul 04.30 sampe anak tidur 21.00, jam dengan anak (asumi anak belum sekolah), maka jam pertemuan ibu dengan anak: 16,5 jam.

Ayah? Setiap Senin - Jumat katakanlah ayah ini menjadi ayah yang punya peran selain pencari nafkah, juga melibatkan diri berkontribusi dalam urusan keluarga. Setiap pagi, mulai bangun subuh, ngajak ke masjid, dan quality time activity lainnya di pagi hari 04.30-07.00, berarti jam pertemuan fg anak 2,5 jam di pagi hari.

Lalu di sore dan malam hari, pulang kerja sampai rumah pukul 18.00. Sejak pukul 18.00 asumsikan doi yang merasa bertanggung jawab ini, mengambil peran lagi, melaksanakan program 1821, ngajak anak ke masjid, menemani anak belajar,  story time, mengantarkan anak ke tempat tidur sampai jam 21.00 berarti 3 jam.

Total jendral pertemuan ayah dengan anak Senin-Jumat: 5,5 jam. Ibu? 16,5 jam. Kira-kira perbandinganya 1:3.

Jika mau hitung-hitungan, ayah memiliki jam pertemuan dengan anak 3x lebih sedikit daripada ibu. Jadi normalnya ayah 3x lipat lebih sabar daripada ibu.

Karena itu, saya sering mengatakan pada para ayah yang mengaku lebih sabar dari istri:

Coba ayah urus anak selama 7 hari berturut-turut, tanpa istri tanpa pembantu. Sendirian! Ingat ya sendirian. Cukup dari 07.00-18.00.

Apakah setelah itu anda merasa lebih sabar dari istri?

Apa yang akan terjadi jika anda lakukan selama 365 hari?

Apakah setelah itu anda merasa lebih sabar dari istri?

Cobalah gantikan peran istri Anda di rumah, urus rumah dan anak tiap hari dari pagi. Selain rutinitas yang sama tiap hari menghadapi pemandangan yang sama: dapur, kasur, ketemu tukang sayur.

Apakah setelah itu Anda merasa lebih sabar dari istri?

Saya tidak tahu jawaban Anda. Tapi yang saya tahu ketika saya tanyakan ini pada ribuan ayah yang ikuti kelas-kelas pelatihan saya, mereka menjawab "oh tidak!" Bahkan ada yang berkata "jangankan 7 hari Abah, 1 hari aja pusing!"

Saya tidak tahu jawaban Anda. Tapi yang saya tahu ketika puluhan ayah di Korea Selatan ditantang ngurus anak hanya sekira 2x24 jam tanpa istri, dalam sebuah acara reality show tv korea, hampir semua ayah ini kerepotan luar biasa yang membuat sebagian besar ayah ini wajib merasa berterima kasih kepada istrinya.

Tak sedikit bahkan, setelah tantangan selesai sebagian ayah hampir sujud-sujud dan minta maaf sama istrinya. Karena mereka sudah merasakan, tidak mudahnya menjadi seorang ibu.

Karena itu, ini pesan saya buat para Ayah demi menjaga kekuatan energi istri Anda setidaknya 3 hal:

Pertama, jika Anda melihat istri mulai marah-marah tidak jelas, emosian tidak jelas: bantu istri Anda. "Sini anak-anak sama Ayah." Atau "Ada yang bisa Ayah bantu Bunda sayang?"

Kalimat sederhana itu akan membuat semangat mereka terjaga. Itulah suami yang bertanggung jawab. Bukan malah "kamu nih gak bener mendidik anak. Yang sabar dong!"

Gampang jika hanya menyalahkan! Tapi jika pun salah sebagai "imam" sesalah apapun istri kita, itu juga kontribusi kita di dalamnya yang tidak sensitif terhadap situasi istri.

Jika situasi berulang terlalu sering, saatnya istri Anda di upgrade suasana hatinya dan upgradw kompetensinya. Upgrade suasana hati dengan memberikan istri untuk melihat "pemandangan" berbeda. Jalan-jalan sepekan sekali, "couple time" tanpa anak dengan kita setidaknya sebulan sekali, keluar kota setahun 2x.

Upgrade kompetensi istri dengan berikan kesempatan istri belajar. Bantu ia untuk menghadiri majlis-majlis ilmu: seminar parenting, beli buku, halaqoh, dauroh, gabung komunitas yang baik-baik dll. insya Allah ini semua akan membantu.

Kedua, hentikan meremehkan perkara-perkara yang mungkin menurut kita sepele tapi tidak menurut mereka. Jangan biasakan ngomong pada istri "lebay deh". Karena kita tidak merasakan situasi seperti mereka. Ingat ya yang lebay menurut kita bisa jadi serius menurut orang lain.

Ketiga, untuk merasakan energi empati, sesekali sediakan waktu setidaknya 1x sepekan urus anak sendiri dari pagi sore, tanla istri. Saya sering melakukannya, dengan 5 anak saya (eh 6 deng baru nambah), saat istri ngaji ada acara dll. "Boleh bawa anak abah?" Saya katakan "Tidak! Itu acara ummi, bukan acara anak-anak."

Saat saya menjaga semua anak saya jalan ke mall atau jadi "dad stay at home!" Beuh! Berasa... Berasa sekali bray betapa hebatnya istri kitah!

Lalu untuk para ibu, jangan pernah menyerah dan jadi inferior "saya masih emosi gak sabar" dll. Normal moms shalihah.. Normal!

Komunitas : Yuk-Jadi Orangtua Shalih Community Jakarta 😊

Selasa, 19 April 2016

Nasihat orang tua

Kutipan dari tulisan Alm KH E.Z. MUTTAQIEN,
Rektor Unisba yang pertama.​
(InsyaAllah baik untuk anak2 kita maupun untuk kita sendiri )

"ANAK-2 KU " ... 
Ada kehawatiran besar setiap orang tua !!!
disaat tua,
disaat daya melemah,
disaat anak2 semakin sibuk.?

KESENJANGAN.
Diawali dari merenggangnya komunikasi...,
terjadinya perbedaan alam pikir yg menjauh...,
Dan ... sulitnya saling memahami,
yg mungkin skrg belum terbayang oleh kalian semua...??
tapi itu akan terjadi...!!!

KELAK ... pd saatnya kami hanya bisa berdoa dan berlinang air mata.
Mengiringi semua kekhawatiran yg menyelimuti hati kami.

Yang kami khawatirkan adalah keselamatan kalian, juga syakaratul maut kami. 
"Akan adakah anak2 tercinta menggumamkan Kalimat TALKIN mengiringi perjalanan kami pulang keharibaanNya saat syakaratul maut" ??

SAAT INI kami sangat ingin
komunikasi kita berjalan mesra..., ramah.., penuh rasa rindu...& canda ria.
Kami berharap komunikasi kita membuat kita saling faham memahami.

MEMANG kebersamaan kita hanya sebentar.
Hanya ±30 tahunan,
Sisanya kalian akan bersama insyaAllah dengan pasangan kalian nasing2 sampai akhir hayat kalian.
Rasanya sangat sebentar,
belum cukup kita berbagi rasa diwaktu 30 tahunan itu.

Tapi mudah2an komunikasi yg kita bangun sekarang ini bisa memperpanjang kebersamaan rohani kita & mengecilkan rasa khawatir yg selalu ada di hati kami.

ANAKKU...
Jaga Sholat kalian,
Jaga Shodaqoh kalian,
Selalu Berbuat Baik,
Jangan pernah letih & malas utk mendekatkan diri kpd ALLAH.
Berdoa lah selalu untk orang....tuamu.setiap selesai sholat....
Allohumma ghfirlii waliwalidayya war hamhuma kama robbayanii shoghiroo 3x
Berbuatlah yg bisa membuat Orang Tua kalian berbahagia di Alam Barzah dan Akhirat kelak...Aamiin.

Kami TITIPKAN masa depan Akhirat kami kpd Akhlaq Mulia kalian"., Maha suci Allah SWT Aamiin, YRA

Senin, 18 April 2016

Episode1 : Malam

Seperti malam-malam sebelumnya kita selalu disibukkan oleh tawa dan tangis mereka, buah hati kita. Sampai mereka terlelap dan kita terbungkus oleh penat_kita baru saja mengeja koma lebih lama dari biasanya untuk sekedar bertanya kabar.

Sabtu, 16 April 2016

Nasihat ibu

Share dari grup sebelah

Ungkapan Kehidupan💧

Seorang  anak gadis bertanya pada ibunya : "Ma.. mama selalu terlihat cantik.. Aku ingin seperti Mama, tolong beritahu aku caranya, Ma.."

Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang Ibu menjawab :

"👄 Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik..

👸  Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapa pun..

👁 Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain..

💃 Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin..

💅 Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu..

👰 Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batinmu..

Anakku..

🔹 Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan pudar oleh waktu.. Dan ingatlah bahwa kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian..

🔸 Biasakanlah untuk mengucapkan empat kata kepada siapapun dengan santun : terima kasih, maaf, tolong dan permisi..

🔸 Jika kamu benar, maka kamu tidak perlu marah..

🔹 Jika kamu salah, maka kamu wajib minta maaf..

🔸 Kesabaran dengan keluarga adalah kasih..

🔹 Kesabaran dengan orang lain adalah hormat..

🔸 Kesabaran dengan diri sendiri adalah keyakinan.

🔹 Kesabaran dengan Allah adalah Iman..

🔸 Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa air mata..

🔹 Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan..

🔸 Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa keceriaan..

🔹 Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik..

🔸 Setiap masalah yang timbul bisa menghancurkan atau menguatkanmu..

🔹 Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang..

🔸 Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik..

🔹 Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah.."

Semoga bermanfaat..😇🙏

Rabu, 03 Februari 2016

Kesiapan

Jika ditanya siap atau tidak siap menghadapi semuanya.  Pasti semua akan bilang tidak siap.  Ya,  menghadapi semua hal baru sendiri dan pasti harus berkorban dan berjuang lebih besar daripada sebelumnya membuat kita berpikir : hidup ini tidak akan menunggu kesiapan kita.  Siap atau tidak siap kita harus siap menghadapi semuanya.

Terkadang kita tidak bisa memilih apa-apa yang terbaik bagi kita.  Terkadang pilihan-pilihan yang membuat kita nyaman ternyata bukan untuk kita.  Kita dihadapkan pada satu kenyataan yang berbanding terbalik dengan kesiapan kita.  Ya,  mau tidak mau kita harus menerima.  Karena terkadang mencoba untuk menerima jauh lebih baik daripada menghindar karena takut tak bisa melewati semua.

Jumat, 29 Januari 2016

Feeling #part6

Bunda merasa bersalah sekali setiap kali menyuapimu,  nak.  Perasaan yang begitu menyakitkan karena harus berulang kali kesal kepadamu. Ingin hati bersabar,  membiarkan kamu sesuka hati semaumu entah makan entah tidak.. Tapi apa daya.

Bunda begitu menyayangimu sampai2 bunda takut kamu kenapa2 kalau tidak makan.

Maafkan bunda, nak.. Belum bisa jadi bunda yang baik untukmu. Yang tidak memaksamu untuk makan,  yang tidak sanggup membuatkanmu menu yang kreatif dan enak setiap hari.  Bundamu yang sering sekali menakut2timu agar kamu makan. 

Aah jahatnya aku.. Aku tahu kalau semua cara yang kulakukan sangatlah tidak baik.  Tapi kenapa juga sayang kamu tidak mau makan sebelum bunda melakukan segala macam cara seperti di atas.

Apa yang harus bunda lakukan agar pola makanmu baik?

Maafkan bunda,  nak