![]() |
| ketika masih bayi |
![]() |
| adha 9 bulan |
![]() |
| 1 bulan adha |
![]() |
| 10 bulan adha |
![]() |
| 2 tahun |
![]() |
| 1.5 tahun adha |
I call it, Notes of My Thought 'coz everything happens for a reason "And The Future Belongs To Those Who Believe in The Beauty of Their Dreams" So, Let's Dreaming...with The Words, Reach The World
![]() |
| ketika masih bayi |
![]() |
| adha 9 bulan |
![]() |
| 1 bulan adha |
![]() |
| 10 bulan adha |
![]() |
| 2 tahun |
![]() |
| 1.5 tahun adha |
Ass.wr.wb, met suburban
Saya baca ini rasanya tersentuh. Saya share yaa.... barangkali bermanfaat
*HUKUMAN YANG TIDAK TERASA*
Seorang murid mengadu kepada gurunya:
_"Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita"_.
Sang Guru menjawab dengan tenang:
_"Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak terasa"_.
_"Sesungguhnya salah satu hukuman Allah yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah: *Sedikitnya taufiq* (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal amal kebaikan"_.
Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari *"kekerasan hatinya dan kematian hatinya"*.
Sebagai contoh:
Sadarkah engkau, bahwa Allah telah *mencabut darimu rasa bahagia dan senang* dengan munajat kepadaNya, merendahkan diri kepadaNya, menyungkurkan diri di harapannya..?
Sadarkah engkau *tidak diberikan rasa khusyu'* dalam shalat..?
Sadarkah engkau, bahwa beberapa hari2 mu telah berlalu dari hidupmu, tanpa membaca Al-Qur'an, padahal engkau mengetahui firman Allah:
_"Sekiranya Kami turunkan Al-Qur'an ini ke gunung, niscaya engkau melihatnya tunduk, retak, karena takut kepada Allah"_.
Tapi engkau tidak tersentuh dengan Ayat Ayat Al-Qur'an,
seakan engkau tidak mendengarnya...
Tidakkah Allah menahan lidahmu untuk berdzikir, beristighfar dan berdo'a kepadanya
Karena *hukuman yang paling ringan* dari Allah terhadap hambaNya ialah:
_*"Hukuman yang terasa"* pada harta, atau anak, atau kesehatan._
Sesungguhnya *hukuman terberat* ialah: _*"Hukuman yang tidak terasa"*_ pada kematian hati, lalu ia tidak merasakan nikmatnya ketaatan, dan tidak merasakan sakitnya dosa._
Karena itu wahai sahabat2ku, *Perbanyaklah di sela sela harimu, amalan taubat dan istighfar, semoga Allah menghidupkan hatimu...*
(Diterjemahkan dari Taushiyah Syaikh Abdullah Al-'Aidan di Masjidil Haram)
Waktu berharga pengasuhan anak
7 tahun pertama (0-7 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai raja.
Zona merah - zona larangan
jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.
7 tahun kedua (7-14 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai pembantu atau tawanan perang.
Zona kuning - zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll.
Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.
7 tahun ketiga (14-21 tahun):
Perlakukan anak seperti sahabat.
Zona hijau - sudah boleh jalan.
Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.
7 tahun keempat (21-28 tahun):
Perlakukan sebagai pemimpin.
Zona biru - siap terbang.
Siapkan anak untuk menikah.
Pada masa anak-anak yang berkembang otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun.
Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat.👬Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun. Ampun dah lama bener ya?Ternyata ada rahasia Allah mengapa diatur seperti itu
√Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreatifitas dan explorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.
√Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.
**Untuk memberi intruksi pada anak, gunakan suara Ayah . Karena suaranya bas, empuk dan enak di dengar.
**Kalau suara Ibu memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. 250rb sel otak anak rusak ketika dimarahin
**Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi.
Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita.
++Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak:
1. Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut.
2. Sambil mengelus tulang punggung anak hingga ke tulang ekor.
3. Sambil mengusap kepala.
Dengan sentuhan ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel cintanya tumbuh subur. Mudah-mudahan bisa bermanfaat
Kutipan dari tulisan Alm KH E.Z. MUTTAQIEN,
Rektor Unisba yang pertama.
(InsyaAllah baik untuk anak2 kita maupun untuk kita sendiri )
"ANAK-2 KU " ...
Ada kehawatiran besar setiap orang tua !!!
disaat tua,
disaat daya melemah,
disaat anak2 semakin sibuk.?
KESENJANGAN.
Diawali dari merenggangnya komunikasi...,
terjadinya perbedaan alam pikir yg menjauh...,
Dan ... sulitnya saling memahami,
yg mungkin skrg belum terbayang oleh kalian semua...??
tapi itu akan terjadi...!!!
KELAK ... pd saatnya kami hanya bisa berdoa dan berlinang air mata.
Mengiringi semua kekhawatiran yg menyelimuti hati kami.
Yang kami khawatirkan adalah keselamatan kalian, juga syakaratul maut kami.
"Akan adakah anak2 tercinta menggumamkan Kalimat TALKIN mengiringi perjalanan kami pulang keharibaanNya saat syakaratul maut" ??
SAAT INI kami sangat ingin
komunikasi kita berjalan mesra..., ramah.., penuh rasa rindu...& canda ria.
Kami berharap komunikasi kita membuat kita saling faham memahami.
MEMANG kebersamaan kita hanya sebentar.
Hanya ±30 tahunan,
Sisanya kalian akan bersama insyaAllah dengan pasangan kalian nasing2 sampai akhir hayat kalian.
Rasanya sangat sebentar,
belum cukup kita berbagi rasa diwaktu 30 tahunan itu.
Tapi mudah2an komunikasi yg kita bangun sekarang ini bisa memperpanjang kebersamaan rohani kita & mengecilkan rasa khawatir yg selalu ada di hati kami.
ANAKKU...
Jaga Sholat kalian,
Jaga Shodaqoh kalian,
Selalu Berbuat Baik,
Jangan pernah letih & malas utk mendekatkan diri kpd ALLAH.
Berdoa lah selalu untk orang....tuamu.setiap selesai sholat....
Allohumma ghfirlii waliwalidayya war hamhuma kama robbayanii shoghiroo 3x
Berbuatlah yg bisa membuat Orang Tua kalian berbahagia di Alam Barzah dan Akhirat kelak...Aamiin.
Kami TITIPKAN masa depan Akhirat kami kpd Akhlaq Mulia kalian"., Maha suci Allah SWT Aamiin, YRA