Tampilkan postingan dengan label diam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Oktober 2011

Catatan Tinta Sahabat "Ijinkan Aku Mencintaimu dalam Diam"

"Kadang hening adalah satu-satunya cara untuk lebih dekat pada bening"


Untukmu, jiwa yang selalu indah di hatiku. kusampaikan sebuah kata yang paling indah, untuk jiwa yang indah, "Semoga Allah selalu menjagamu dengan sebaik-baik penjagaan"

Untukmu, jiwa yang selalu menjaga hatiku. 



 Ketika jarak menjadi sebuah koma di antara kita, biarkan kecepatan dan waktu yang menyertainya. seperti rumus fisika. ketika dua hati bisa saling berpaut, mungkin kebahagiaan akan berlipat ganda. seperti kuadrat dalam rumus matematika. atau ketika dua jiwa sama-sama saling faham, kepercayaan akan selalu menyelam, oleh karenanya walau tiada kata yang terucap, hanya satu yang dapat engkau dan aku lihat. DIA. yang selalu menjaga kita. karenaNya tak akan pernah ada keraguan.

Untukmu, sebuah nama yang selalu ada dalam setiap doaku.
tak ada kata yang sanggup kuucap ketika Allah menyematkan sebuah cintaNya padaku untukmu. bagiku, diam adalah tindakan yang pantas kulakukan. karena berbincang dan bercinta denganNyapun kulewati dengan diam. lewat hening malam hingga kudapat menyentuh kebeningan.

karena itu...

Ijinkan aku mencintaimu dalam diam. dalam setiap kalam cinta yang tak pernah bisa kulukiskan. ijinkan aku menjaga hati, dengan diam. karena diam adalah bukti kecintaanku padamu. aku ingin memuliakan engkau, aku tidak akan mengajakmu menuruti nafsu syetan. dan aku tak akan pernah berusaha untuk menjadi cinta yang utama bagimu. karena cintaNya berada jauh di atas semua itu. aku dan engkau sama-sama mencintaiNya, bukan?

Untukmu, jiwa yang tak pernah lelah menyapaku lewat sujud-sujud denganNya
ingatkah engkau tentang kisah Fatimah dan Ali ?
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan …
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah
 
karena dalam diam itulah tersimpan kekuatan … kekuatan harapan …
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cinta dalam diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata …
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya ?

Karena diam adalah caraku mencintaimu karenaNya, berharap hal itu lebih memelihara kesucian hatiku dan hatimu setelahnya…


Kutujukan untukmu, yang telah Allah pilihkan untukku
dan jika memang ‘cinta dalam diam’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,
biarkan ia tetap diam …
jika engkau memang bukan milikku, Allah akan menghapus ‘cinta dalam diam’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat …seiring berlalunya waktu
biarkan ‘cinta dalam diam’ menjadi memori tersendiri dan sudut hati ini menjadi rahasia antara aku dengan Sang Pemilik hati …




Untukmu, jiwa yang kuharap akan selalu indah karena mencintaiNya

Aku belajar mencintaimu dalam diam
dengan keimanan
Berharap agar dapat menjaga rasa maluku dan memelihara kesucian hatimu
Ini lah caraku Mencintaimu karenaNya, diam dan tak pernah terucap 
hingga di ujung lidah yang lunak bahkan tak pernah terlukiskan 
oleh aktifitasku yang dapat engkau lihat

Berharap menjadi fatimah yang tak pernah sekalipun mengungkapkan
Dan membawamu menjadi Ali Bin Abi Thalib yang tak pernah sekalipun mengecewakan
apalagi menduakan


_Khalifa Rafa Azzahra_

Jumat, 14 Oktober 2011

Malam "Part 2"

Aku mulai benci

berdiam mematung menanti sepi redam sendiri


Aku mulai jenuh

berhenti melarung menikam peluh luruh sendiri



kukoyak malam, tak kudapat jawaban...!

sudah...sudahi saja semua sampai disini...!

malam terlampau lama mendekap engkau dalam diam




_Khalifa Rafa Azzahra_
Surakarta 19.49 14102011

Rabu, 05 Oktober 2011

Aksi-Reaksi "Bagian Keempat"



Takkan ada yang bisa kita dapatkan jika kita Diam. Diam hanya menjadi penutup keterbukaan. Diam berarti kita lebih suka untuk menunggu, menanti seseorang bicara lalu membuat pernyataan atau pertanyaan dan memutuskan sesuatu. Diam takkan bisa menggerakkan seseorang. Diam bagiku sia-sia, hanya menjadi koma, jeda dari sebuah perjalanan yang panjang.


Jika saja semua orang tau jika diam akan mendekatkan dirinya menuju keterpurukan, takkan ada di dunia ini yang menyukai Diam. memang ada kalanya diam itu membawa ketenangan, menimbulkan esensi sendiri bagi jiwa yang kesepian. Tapi diam akan semakin membuat tekanan kelam enggan beranjak.


Bergeraklah, Berbuatlah yang terbaik untuk orang-orang tercinta. Karena perubahan itu selalu diawali dengan perbuatan, dan sesungguhnya diam tidak akan bisa mengubah sesuatu. Melainkan membuat pertanyaan. membuat keraguan.

Ketika kita bergerak, orang-orang akan tau kualitas kita. ketika kita diam, orang-orang akan menganggap kita tak ada bedanya dengan benda mati. takkan bergerak jika tak disentuh, jika tak diberi dorongan.


Masihkah kalian suka dengan diam, jika ternyata bicara yang baik itu lebih mengasikkan?


_Khalifa Rafa Azzahra_
*Duhai yang Maha Pengasih, kasihilah orang-orang terkasih. yang dengan kesabarannya ia menggerakkanku untuk mendekat padaMu
Yang dengan perhatiannya selalu dapat menyadarkanku akan pentingnya Engkau
Yang dengan kasih sayangnya selalu meyakinkanku bahwa Engkau ada diantara kami, mengasihi dan menjaga kami. 
Sayangilah dia ya Rabb, sayangilah mereka, orang-orang yang kucinta. karena cinta merekalah yang menggerakkanku untuk mendekat padaMu.






.